Bandung โ PT Yuk-Mari Project Indonesia melalui penyelenggara Firdam menggelar kegiatan Cyber Bootcamp bertajuk Upgrade Skill Cyber Security di Bug Bounty with Leadership Mode.
Baca Selengkapnya โBandung โ Bagi banyak peserta, Cyber Bootcamp bukan hanya tentang mempelajari teknologi, tetapi juga membuka cakrawala baru.
Baca Selengkapnya โBandung โ PT Yuk-Mari Project Indonesia kembali menghadirkan program Cyber Mentoring with Kampus.
Baca Selengkapnya โ
Bandung โ PT Yuk-Mari Project Indonesia melalui penyelenggara Firdam menggelar
kegiatan Cyber Bootcamp bertajuk โUpgrade Skill Cyber Security di Bug Bounty with
Leadership Modeโ pada 11 Maret. Sesi pertama diadakan di sekretariat Yuk-Mari Project di
Cibiru Wetan, dan sesi kedua diadakan di Gacoan, Bandung. Kegiatan ini diikuti oleh 25
peserta dari kalangan muda yang tertarik mendalami dunia keamanan siber dan pengembangan
kepemimpinan professional. Dilaksanakan pada Sabtu, (11/4) pukul 19.00 WIB.
Bootcamp menghadirkan dua sesi utama yang membahas aspek teknis dan soft skill dalam
industri keamanan digital. Pada sesi kepemimpinan, Mr. Saddam menyampaikan materi
mengenai pentingnya leadership mindset dalam menghadapi dinamika kerja di sektor
teknologi, khususnya pada lingkungan kerja yang menuntut kolaborasi dan pengambilan
keputusan cepat.
Sementara itu, pada sesi cyber security, Mr. Adam memberikan pembekalan mengenai dasar-
dasar keamanan siber serta pengenalan praktik bug bounty, yakni metode identifikasi dan
pelaporan celah keamanan sistem secara legal untuk meningkatkan proteksi digital perusahaan.
Tidak hanya menerima materi teoritis, peserta juga mengikuti workshop praktik yang
dirancang untuk memberikan pengalaman langsung dalam memahami skema kerja bug bounty
dan proses identifikasi kerentanan pada sistem digital.
Penyelenggara menyebut kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen perusahaan dalam
mendukung pengembangan talenta digital yang adaptif terhadap kebutuhan industri teknologi
saat ini.
Melalui kegiatan tersebut, peserta diharapkan mampu meningkatkan kompetensi teknis di
bidang keamanan siber sekaligus membangun kapasitas kepemimpinan sebagai bekal
menghadapi tantangan profesional di era digital.
Bandung โ Bagi banyak peserta, Cyber Bootcamp bertajuk โUpgrade Skill Cyber Security di
Bug Bounty with Leadership Modeโ bukan hanya tentang mempelajari teknologi, tetapi juga
tentang membuka cakrawala baru terhadap dunia kerja digital yang selama ini terasa jauh dan
kompleks.
Digelar oleh PT Yuk-Mari Project Indonesia pada 11 Maret di sekretariat Yuk-Mari Project,
Bandung. Kegiatan yang diikuti 25 peserta tersebut menghadirkan pengalaman belajar yang
berbeda dari pelatihan pada umumnya. Alih-alih hanya duduk mendengarkan teori, peserta
diajak masuk langsung ke dalam simulasi praktik keamanan siber melalui workshop bug
bounty.
Suasana ruang pelatihan berubah dinamis ketika para peserta mulai mencoba memahami cara
kerja identifikasi celah keamanan digital. Rasa penasaran bercampur antusias tampak
mewarnai setiap sesi, terutama saat peserta berhasil memahami bagaimana para profesional
cyber security bekerja melindungi sistem digital dari ancaman peretasan.
โAwalnya saya pikir cyber security itu sangat rumit dan hanya untuk orang-orang IT, tetapi
setelah ikut bootcamp ini ternyata banyak hal yang bisa dipelajari secara bertahap,โ ungkap
Dani (21), Mahasiswa UIN Sunan Gunung Djati Bandung, usai kegiatan.
Tak hanya mendapat materi teknis dari Mr. Adam terkait dasar bug bounty, peserta juga
dibekali wawasan kepemimpinan oleh Mr. Saddam dalam sesi leadership. Materi tersebut
menekankan bahwa kemampuan teknis saja tidak cukup di era digital, tetapi harus diimbangi
dengan kemampuan memimpin, berpikir strategis, dan bekerja dalam tim.
Bagi para peserta, kombinasi antara pelatihan teknis dan pengembangan soft skill menjadikan
bootcamp ini sebagai pengalaman belajar yang utuh. Selain memperoleh wawasan baru,
mereka juga mendapat gambaran lebih nyata mengenai peluang karier di industri keamanan
siber yang kini semakin berkembang.
Lebih dari sekadar pelatihan, Cyber Bootcamp menjadi ruang bagi peserta untuk menantang
diri, membangun kepercayaan diri, dan melihat bahwa dunia teknologi bukan lagi sesuatu yang
jauh untuk dijangkau.
Bandung, 16 Maret 2026 โ PT Yuk-Mari Project Indonesia kembali menghadirkan program pengembangan kompetensi digital melalui Cyber Mentoring with Kampus bertajuk โAI Red Team & Security Simulation.โ Kegiatan ini akan diselenggarakan secara offline pada 16 Maret 2026 pukul 15.00 WIB di Universitas Pendidikan Indonesia, kampus 2, Cibiru.
Cyber Mentoring with Kampus dirancang sebagai wadah pembelajaran bagi generasi muda
dan talenta digital untuk memperdalam pemahaman mengenai strategi keamanan siber modern
berbasis kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI). Melalui tema AI Red Team & Security
Simulation, peserta akan diajak memahami bagaimana simulasi serangan siber digunakan
untuk menguji ketahanan sistem keamanan digital di era teknologi yang semakin kompleks.
Dalam kegiatan ini, peserta akan mempelajari konsep AI Red Team, yaitu pendekatan
simulatif dalam keamanan siber yang memanfaatkan AI untuk mengidentifikasi potensi
kerentanan sistem, menguji respons keamanan, serta memperkuat infrastruktur digital
organisasi.
Tidak hanya materi teoritis, bootcamp juga menghadirkan security simulation workshop
yang memungkinkan peserta merasakan pengalaman praktik langsung melalui simulasi
skenario keamanan digital secara interaktif. Metode ini diharapkan mampu memberikan
pemahaman yang lebih aplikatif terhadap tantangan nyata dalam industri cyber security.
PT Yuk-Mari Project Indonesia menyatakan bahwa penyelenggaraan Cyber Mentoring ini
merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung pengembangan talenta digital
Indonesia agar mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi dan kebutuhan industri
yang terus bergerak dinamis.
Melalui kegiatan ini, peserta diharapkan dapat meningkatkan wawasan, keterampilan teknis,
serta kesiapan profesional dalam menghadapi tantangan dunia kerja di bidang keamanan siber
dan teknologi digital.